Selasa, 18 Maret 2014

Mempromosikan Website Dengan Cara Pendistribusian Konten

Promosi dan Distribusi Konten pada website/blog


Peran Promosi dan Distribusi Konten yang baik menjadi sangat penting untuk menjamin ketersediaan informasi tentang website/blog anda di internet. Hal ini yang akan berpengaruh pada seberapa banyaknya pengunjung yang bakal berkunjung ke suatu website/blog. Semakin banyak informasi tentang suatu hal tersebar diinternet, maka semakin besar pula kesempatan pengembangan pemasaran pada website/blog tersebut.

Promosi dan distribusi konten yang Bang-is maksudkan pada artikel kali ini, lebih ditekankan sebagai upaya membangun jaringan distribusi link building sebuah website terutama blog. Menciptakan ketersediaan informasi dengan jaringan link yang kuat bisa secara langsung akan memperkuat indeks peringkat website dan blog dimata search engine.
Upaya promosi dan distribusi konten pada intinya bagaimana memperkenalkan informasi pada konten website/blog kita dan membuat banyak orang lain tahu, sehingga apa yang disampaikan akan menjangkau banyak orang dan bermanfaat lebih luas.  Selain itu promosi dan distribusi konten juga sangat diperlukan dalam menunjang bisnis secara online. Visibilitas website/blog (kemudahan untuk dilihat dan dicari pengunjung) akan meningkat bagi search engine.
Akan sangat disayangkan, bila kita memiliki banyak konten yang berkualitas namun hanya sedikit yang tahu dan membacanya. Hal ini diibaratkan dengan membuka toko di tengah hutan, tentu saja akan sedikit yang akan berkunjung dan membeli.
Satu hal yang paling mendasar dan menentukan upaya ini adalah tersedianya kualitas konten yang baik. Dengan konten yang baik akan sangat mendukung kita melakukan promosi dan distribusi konten ke berbagai arah. Website/blog kita dinilai memiliki nilai lebih dan bermanfaat bagi pembaca, dan kedepannya bisa menjaring calon pengunjung yang loyal.
Bagaimana kualitas konten yang baik ?
Menurut pribadi bang-is, konten yang baik adalah konten yang mampu memenuhi apa yang diinginkan pembaca, membantu menyelesaikan suatu masalah yang dialami pembaca serta bermanfaat bagi pembaca.
Bagaimana mengembangkan konten untuk pembaca, sebenarnya sudah begitu banyak yang menulis mengenai hal ini, anda tinggal mencari informasi ini pada mesin pencari (googling).
Simak juga informasi pada artikel berikut ini : Konten dan SEO
Sekarang tinggal bagaimana kita mempelajari, mengembangkan dan meningkatkan kemampuan diri kita menciptakan artikel seperti itu. Memang tidak mudah untuk membuat artikel yang berkualitas, namun seiring waktu jelas akan bisa meningkatkan nilai tulisan kita apabila senantiasa berlatih dan menulis lebih sering. Bang-Is juga masih dalam proses menuju hal tersebut, mudah-mudahan kita semua bisa menjadi penulis yang bermanfaat bagi banyak orang. Amin.
Bagaimana melakukan promosi dan distribusi konten yang baik ?
Hal terpenting untuk mempromosikan dan mendistribusikan konten website/blog kita, menurut analisa bang-is pribadi adalah ketersediaan jaringan distribusi yang kita miliki sendiri.
Membuat daftar jaringan distribusi dan terlibat aktif didalamnya adalah upaya awal kita melakukan distribusi konten website/blog kita. Selanjutnya konsisten dalam melakukan dan mengembangkan jaringan tersebut di masa selanjutnya.
Berikut hasil rangkuman yang menurut bang-is bisa kita lakukan dalam melaksanakan promosi dan distribusi konten yang baik :
1. Fokus pada indeks website, baru pada distribusi link konten.
Langkah pertama distribusi link website/blog kita di internet adalah memastikan indeks website/blog kita pada berbagai database direktori termasuk direktori mesin pencari (search engine).
Memastikan indeks website/blog di internet (tercatat dan dapat ditelusuri dengan baik) menjadi hal wajib untuk dilakukan. Seperti : Google, Yahoo, Dmoz, Baidu, Yandex, dan berbagai web direktori lainnya.
Selanjutnya bisa mengoptimalkan distribusi konten melalui artikel marketing, kita bisa melakukannya dengan melakukan submit artikel pada artikel direktori yang memiliki pembaca yang banyak dan loyal, memiliki traffik yang tinggi dan authoritas yang baik. Tidak dengan sembarangan mensubmit artikel kita secara asal (hal ini guna menjaga website/blog kita dari algoritma google penguin).
Selain itu, ada baiknya membuat artikel itu berupa ringkasan, rangkuman atau berupa artikel pendek dengan link mengarah ke artikel utama di website/blog kita. Upayakan artikel yang didistribusikan berbeda dengan konten yang kita miliki pada website/blog kita. Ini supaya artikel di nilai sebagai fresh content dan unik, dan untuk mencegah munculnya duplikasi konten yang sekarang gencar dipantau Google (google panda).
Membangun distribusi konten juga bisa diterapkan dengan melakukan program post quest (Quest Blogging – Posting Tamu) pada website/blog lain yang dinilai berkualitas.
2. Memaksimalkan aktifitas blogging dengan baik.
Aktifitas blogging disebut merupakan salah satu upaya promosi dan distribusi konten yang terbaik. Platform blog yang interaktif sangat baik dalam mendistribusikan konten karena fungsi blog dan feed rss-nya bisa dengan leluasa menghubungkan satu sama lain.
Beberapa upaya ini antara lain :
a. Memanfaatkan RSS subscribers (RSS submitter) sebagai sarana ditribusi sindikasi feed konten website/blog kita.
Fokus bahasan khusus yang satu ini adalah memperkuat indeks website/blog kita pada berbagai database direktori termasuk direktori mesin pencari (search engine). Selain itu memperbesar keberadaan website/blog pada berbagai RSS direktori juga bisa dilakukan, mengingat penggunaan sindikasi RSS Feed lebih sering digunakan banyak direktori dalam menghubungkan situs di internet.
Misalnya: Google Blog Search, RSS search engine, bloglines, Feedster, indofeed, friendfeed dan lain sebagainya.
b. Bergabung dan aktif berperan serta dalam suatu jaringan dengan blogger lain.
Disini kita dapat bergabung dengan komunitas jaringan blogger yang banyak tersedia diinternet. Tinggal bagaimana kita berperan aktif dalam komunitas tersebut dan senantiasa berbagi dan memberi manfaat untuk sesama komunitas.
Menentukan komunitas yang tepat dan sesuai dengan kita juga akan menentukan apakah jaringan komunitas itu akan bermanfaat bagi kita sendiri atau tidak. Pilih yang sesuai dengan kita dan profil website/blog kita, agar lebih maksimal dalam mendistribusikan konten kita.
Contoh jaringan komunitas yang dapat anda ikuti : Blogger Indonesia, Bloggers, komunitas blogger di Facebook, komunitas blogger di daerah anda sendiri (regional – dunia nyata), komunitas pada forum-forum pada kategori tertentu dan sebagainya.
c. Mempromosikan konten kepada sesama blogger lain
Upaya ini bang-is rasa sudah dipahami rekan-rekan blogger, selain mencoba membina silaturrahmi dan membentuk jaringan pertemanan sesama blogger.  Kita bisa melakukan program bertukar link (blogroll), saling mengunjungi dan berkomentar, mempromosikan artikel baru serta hal-hal lainnya.
Senantiasa menyediakan informasi yang bermanfaat, akan membuat kita disukai rekan blogger lain. Misalnya kita bisa menghadirkan artikel tentang blogging yang berguna untuk rekan blogger lain, entah itu berupa tutorial, tips dan trik, search engine optimization (SEO), serta informasi bermanfaat lainnya.
3. Memaksimalkan Fungsi Jaringan Social Media & Social Bookmark
Berbagai situs Social Media saat ini sudah berkembang dan menjadi lahan subur dalam promosi dan mendistribusikan konten. Ada begitu banyak situs serupa yang dapat kita gunakan untuk menyebarluaskan konten pada website/blog kita.
Situs social media semacam facebook, twitter, LinkedIn, dan yang lainnya bisa dijadikan media. Selain itu kehadiran situs social bookmarking di internet bisa menjadi pilihan guna memaksimalkan hal ini.
Menurut Bang-Is dalam melakukan distribusi melalui situs social media dan social bookmarking, baiknya kita buat daftar list yang jelas terlebih dahulu. Pastikan situs tersebut berkualitas dan baik untuk kita.
Beberapa tips untuk promosi melalui media social dan social bookmarking :
a. Buat daftar list khusus situs-situs tersebut yang kita nilai berkualitas dan memiliki pengunjung yang loyal dan traffic yang tinggi. Baik untuk situs lokal maupun internasional.
b. Klasifikasikan sasaran konten kita lebih jelas, untuk memudahkan dalam mempromosikan pada media tersebut.
Misalnya: pemilihan kategori yang tepat dan relevan, target pembaca lokal (Indonesia) apa internasional, target sesuai kata kunci (keyword) yang diincar dan sebagainya.
Akan lebih maksimal disaat anda mempromosikan konten pada bahasan tentang hal yang sama, kategori yang sama, bahasa yang sama, ketertarikan yang sama, dan lain sebagainya.
Bila target pembaca kita dari Indonesia, berikan porsi lebih promosi dan distribusi pada situs-situs lokal daripada situs-situs internasional.
c. Lebih baik pilihlah artikel andalan anda yang berkualitas untuk dipromosikan, daripada anda mempromosikan seluruh artikel anda. Kadangkala tidak semua artikel pada website/blog kita perlu dipromosikan, pilih yang terbaik dan memberi manfaat bagi pembaca.
d. Jangan terlalu banyak mempromosikan konten pada 1 situs, usahakan pada 1 situs tersebut maksimal 1 – 3 konten perhari. Ini untuk menghindari deteksi spam link oleh google.
e. Gunakan deskripsi yang menarik calon pembaca untuk berkunjung. Deskripsi yang mampu menarik minat pengunjung untuk berkunjung pada website/blog kita.
f. Ada beberapa blogger yang menyarankan anda untuk fokus pada situs dofollow, namun menurut bang-is hal ini tidak perlu anda jadikan patokan secara serius. Justru kualitas situs tersebut yang patut kita perhatikan. Biarkan secara alami, baik itu do follow ataupun no follow seharusnya tidak menjadi masalah bagi kita.
4. Tetap menjalankan seo (on page dan off page) secara berkelanjutan
Mengapa poin ini dimasukkan sebagai upaya distribusi konten ?
Menurut bang-is pribadi, setiap upaya SEO apapun yang kita lakukan pada akhirnya akan mendukung berkembangnya indeks pemeringkatan website/blog kita pada search engine (SERP). Jadi secara langsung search engine akan menjadi sumber distribusi yang utama bagi website/blog kita. Hasil SERP (search engine result page) konten website/blog kita yang baik akan membawa angka yang signifikan terhadap arus pengunjung menuju website/blog kita.
Guna mendukung upaya promosi dan distribusi konten yang dilakukan, jangan lupa selalu perhatikan upaya seo on page pada website/blog kita. Bangun navigasi yang memudahkan pengunjung dan sebagainya untuk menjaga calon pengunjung betah di website/blog kita.
5. Memaksimalkan Email Newsletter (Email Marketing)
Pemasaran dan distribui konten melalui email (email marketing), layak anda jadikan perhatian. Pada website/blog, sediakan form berlangganan khusus melalui email dan pastikan mudah ditemukan pembaca.  Bila memungkinkan undang sebanyak mungkin orang yang anda kenal agar bersedia bergabung dalam jaringan email newsletter website/blog anda.
6. Menggunakan jasa periklanan / advertising
Banyak orang yang tidak memiliki waktu untuk SEO melakukan hal ini, dan tentu saja ini merupakan salah satu bentuk promosi terbaik dan dapat meningkatkan distribusi konten lebih terarah dan tertarget.
Ada banyak situs periklanan yang ada yang bisa dimanfaatkan, baik berbayar dan tidak (gratis). Salah satunya adalah memanfaatkan berbagai situs iklan gratis, menurut Bang-Is langkah ini bisa menunjang upaya yang kita lakukan. Namun selalu jaga frekwensi promosi dan distribusi melalui situs semacam ini,  buat secara natural dan tidak berlebihan.
Menggunakan jasa promosi seperti jasa review, jasa seo dan lain sebagainya juga bisa dilakukan. Buat anda yang memiliki modal lebih, ini adalah salah satu langkah yang sangat baik untuk bisnis anda.
7. Jangan lupakan peran media off line
Tidak ada salahnya kita mempromosikan website/blog kita kepada saudara, rekan sekantor bahkan masyarakat kita pada kehidupan nyata. Upaya ini juga bisa mendukung upaya promosi dan distribusi konten website/blog kita semakin baik. Bila perlu sebarkan informasi keberadaan website/blog anda dalam bentuk sticker, spanduk, selebaran dan lain sebagainya.
Langkah tradisional dari mulut ke mulut sampai saat ini masih bisa berjalan dengan baik, memanfaatkan peran teknologi komunikasi seperti telepon seluler juga bisa dilakukan.
8. Mudahkan user (pembaca) untuk melakukan sharing dan komentar
Jika anda memiliki konten yang menarik dan luar biasa, maka kemungkinan besar akan menarik minat pembaca melakukan sharing informasi tersebut kepada rekan-rekannya.  Maksimalkan penempatan fitur sharing dengan baik pada website/blog anda, sehingga bisa menciptakan dan meningkatkan fans lebih banyak lagi.
Penambahan tombol like (Facebook, twitter, Google + dll) dan fitur komentar yang mudah akan sangat mendukung langkah ini.
Rangkaian konsep distribusi diatas setidaknya bisa menjadi gambaran bagaimana kita membangun jaringan distribusi konten untuk mempromosikan website/blog kita. Dan tidak menutup kemungkinan masih ada cara lain yang dapat kita lakukan.

Tidak ada komentar: