Pengertian Mesin Pencari - Search Engine
Pengertian Mesin pencari atau search engine adalah suatu program
komputer yang dirancang untuk membantu, mempermudah, mempercepat
seseorang menemukan informasi atau data yang diinginkan. Mesin pencari
(search engine) semacam “penunjuk jalan” untuk mencari sesuatu yang
dibutuhkan.
Mesin pencari akan berfungsi setelah mempunyai kriteria database
yang dibuat sebelumnya dan akan menampilkan hasil sesuai dengan kriteria
mesin pencari. Cara kerja mesin pencari adalah dengan memasukkan kata
kunci pada kolom pencarian kemudian mesin pencari akan bekerja melakukan
pencarian di database serta menampilkan hasil akurat yang memuat kata
kunci tersebut dari database yang ada. Jika pada database tidak ada
kecocokan dengan kata kunci maka hasil tidak ditampilkan.
Umumnya orang menyangka bahwa mesin pencari hanya digunakan pada
internet, padahal mesin pencari (search engine) juga digunakan untuk
dunia komputer lainnya termasuk pada software, operasi sistem, dan
lain-lain. Sebagai contoh: Anda ingin mencari sebuah file yang tersimpan
di hard disk komputer, maka jalan tercepat adalah membuka search pada
operasi sistem yang dipakai lantas memasukkan kata atau frase yang
diinginkan. Contoh lagi, apabila kita membuka program Photoshop kemudian
ingin mengetahui kegunaan tools, maka dengan bantuan mesin pencari
Photoshop (help), mungkin keinginan tersebut dapat terpenuhi.
Mesin Pencari Internet
Pada dasarnya sebuah mesin pencari
adalah sama, namun di internet sedikit berbeda dibandingkan dengan
software ataupun operasi sistem yang cenderung statis. Dinamika internet
yang berubah dengan cepat dalam hitungan detik maka mesin pencari
internet mempunyai algoritma tersendiri untuk menentukan hasil
pencariannya.
Mesin pencari internet (web) bekerja dengan cara menyimpan
informasi dalam bentuk halaman web dengan jumlah yang sangat banyak ke
dalam databasenya. Halaman web yang tersimpan dalam data base diambil
oleh software (robot) web crawler, web spider atau nama lainnya yaitu
semacam browser otomatis yang mengikuti setiap hyperlink yang ditemui
pada halaman web kemudian dianalisa untuk menentukan cara mengindeksnya
dalam database untuk digunakan dalam pencarian selanjutnya. Algoritma
mesin pencarian yang paling umum adalah url, judul, subjudul, konten,
meta tag. Tentu saja masing-masing mesin pencari mempunyai algoritma
pencarian yang berbeda.
Sebagian mesin pencari, menyimpan seluruh atau sebagian halaman yang
telah terindeks (disebut cache) maupun informasi tentang halaman web
tersebut. Ketika seseorang menggunakan mesin pencari dan memasukkan kata
kunci/keyword (query) selanjutnya mesin pencari akan mencari dalam
indeks database dan memberikan daftar hasil halaman web beserta
urutannya yang paling sesuai dengan kriteria algoritma.
Banyak situs mesin pencari dapat ditemukan di internet, berikut ini adalah beberapa mesin pencari terkenal:
- Google ( http://www.google.com/ )
- Yahoo ( http://www.yahoo.com/ )
- Bing (dulu MSN) ( http://www.bing.com/ )
- Live ( http://www.live.com )
- Altavista ( http://www.altavista.com )
- AOL ( http://www.aol.com )
- Altheweb ( http://www.althweb.com )
- Baidu ( http://www.baidu.com )
- Looksmart ( http://www.looksmart.com )
- Ask ( http://www.ask.com )
- Open Directory (http://www.dmoz.com/ )
Cara Efektif Menggunakan Search Engine
Menggunakan mesin pencari (search engine) merupakan cara yang biasa ditempuh oleh para netters untuk mencari informasi tertentu yang dibutuhkannya di belantara world wide web (www). Namun demikian, tidak jarang penggunaan mesin pencari memberikan hasil yang mengecewakan, semata-mata karena pemakai melakukan query dengan cara yang kurang tepat. Tips-tips berikut diharapkan dapat menuntun anda menggunakan mesin pencari secara efektif untuk menemukan informasi yang anda butuhkan:
1. Gunakan mesin pencari yang tepat
Ditengarai sebagian mesin pencari saat ini, lebih banyak menampilkan iklan daripada hasil pencarian yang sesungguhnya. Disamping itu, banyak pula pengelola situs mesin pencari yang kolaps, lantas tidak lagi mengupdate databasenya. Untuk saat ini, Yahoo dan Google merupakan pilihan yang paling terpercaya.
2. Jangan gunakan keyword yang terlalu umum
Bayangkan, seberapa banyak hasil pencarian yang anda peroleh apabila anda hanya memasukkan kata kunci telescope dalam mesin pencari. Jelas berbeda dengan apabila anda menggunakan kata kunci berupa teleskop dari jenis ataupun merk tertentu.
3. Masukkan keyword secara singkat namun jelas
Banyak orang memasukkan kata kunci yang berderet-deret sehingga malahan mengacaukan hasil pencarian. Menuliskan kata kunci Short biography of astronomer Edwin Hubble akan mengeluarkan setumpuk halaman yang sama sekali tidak berhubungan dengan apa yang dicari dibandingkan dengan keyword yang lebih sederhana, misalnya Hubble biography. Juga perhatikan ejaan dari kata kunci yang anda masukkan. Kesalahan ejaan pada kata kunci dapat membawa anda untuk memperoleh hasil yang jauh dari harapan.
4. Gunakan operator Boolean
Kata kunci “AND”, “OR”, “NOT”, dengan kombinasinya akan sangat membantu menemukan situs-situs yang lebih spesifik. Keyword Hubble AND biography NOT telescope akan membawa anda ke halaman yang membahas tentang biografi Edwin Hubble dan menghindari masuknya halaman tentang teleskop antariksa dengan nama yang sama pada hasil pencarian anda.
5. Gunakan tanda kutip untuk satu frase utuh
Beberapa mesin pencari mensyaratkan penggunaan tanda kutip untuk menunjukkan satu frase kalimat. Misalnya, penggunaan kata kunci Hubble Space Telescope dengan “Hubble Space Telescope” akan memberikan keluaran yang berbeda. Kata kunci yang diapit oleh tanda kutip biasanya akan memberikan hasil yang lebih akurat. Penggunaan tanda kutip juga dapat dikombinasikan dengan operator boolean untuk mendapatkan hasil yang lebih spesifik, misalnya “Hubble Space Telescope” AND launch.
6. Manfaatkan Direktori
beberapa mesin pencari menyediakan fasilitas direktori yang akan membawa anda ke topik-topik tertentu yang sudah diklasifikasikan sedemikian rupa untuk memudahkan proses pencarian. Mesin pencari yang menggunakan direktori antara lain adalah Yahoo, Lycos, dan Altavista. Untuk mencari informasi yang berkaitan dengan Indonesia, disarankan untuk menggunakan direktori lokal Indonesia, misalnya Catcha, SearchIndonesia, Naver, atau Incari.
7. Manfaatkan fitur khusus dari mesin pencari anda
Beberapa mesin pencari tidak saja menyediakan fasilitas untuk pencarian artikel, namun juga file-file multimedia seperti gambar, MP3, dan bahkan rekaman video. Sementara itu, mesin pencari semacam MetaCrawler mengirimkan perintah pencarian ke beberapa mesin pencari sekaligus dan menampilkan hasilnya dalam satu halaman. Anda dapat mempelajari fitur-fitur khusus pada mesin pencari favorit anda untuk mengeksploitasi penggunaannya secara maksimal.
8. Gunakan fungsi “Find” pada browser anda
Ketika mesin pencari mengantarkan anda pada halaman tertentu, anda belum tentu langsung menemukan apa yang anda cari disana. Anggaplah upaya pencarian biografi Edwin Hubble yang anda lakukan membawa anda ke halaman Apa dan Siapa di bagian astronomi pada situs ini. Jangan lantas kebingungan dulu ketika di halaman ini anda tidak menemukan artikel yang anda cari. Gunakan fungsi “Find” [Ctrl-F] pada browser anda dan ketikkan Hubble. Nah, kini anda bisa membaca artikel tentang Edwin Hubble yang anda cari-cari itu. Keterangan lebih lanjutnya dapat dilihat Disini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar